Logistik Menipis, Lewat Jubir Sebby Sambom OPM Memohon Bantuan Pengiriman Bamak bagi Anggota OPM
Papeda.com- Kondisi
internal kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) kian memperlihatkan
tanda-tanda kemunduran. Informasi terbaru menyebutkan bahwa kelompok tersebut
tengah mengalami kesulitan logistik dan bahan makanan pokok (Bamak) di beberapa
wilayah operasi mereka. Melalui juru bicara resminya, Sebby Sambom, OPM bahkan
secara terbuka memohon bantuan untuk pengiriman logistik bagi anggotanya yang
kini terdesak oleh operasi keamanan aparat di sejumlah titik rawan di Papua.
Dalam
pernyataan yang beredar di media sosial, Sebby Sambom menyebut bahwa situasi di
lapangan semakin sulit karena jalur distribusi mereka tertutup akibat
peningkatan pengawasan aparat keamanan di wilayah pegunungan. Kelompok OPM,
menurutnya, kekurangan bahan makanan, obat-obatan, serta peralatan dasar untuk
bertahan di medan operasi. “Kami membutuhkan bantuan segera dari simpatisan dan
pihak luar,” demikian salah satu kutipan dari pernyataan tersebut, Minggu
(02/11/2025).
Permintaan
bantuan itu langsung menuai kecaman dari berbagai kalangan masyarakat Papua.
Tokoh masyarakat Puncak Jaya, Yulianus Tabuni, menilai bahwa tindakan OPM yang
meminta logistik justru memperlihatkan lemahnya perjuangan mereka. “Kalau benar
mereka berjuang untuk rakyat, mengapa sekarang malah bergantung pada belas
kasihan pihak lain? Ini membuktikan bahwa mereka tidak lagi punya dukungan dari
masyarakat,” ujarnya.
Hal
senada disampaikan oleh tokoh agama asal Intan Jaya, Pendeta Elias Mote, yang
menyebut bahwa penderitaan yang dialami anggota OPM adalah akibat dari tindakan
mereka sendiri yang sering menebar teror dan kekerasan. “Mereka menakuti
rakyat, memeras bahan makanan dari masyarakat, dan sekarang ketika masyarakat
menolak memberi, mereka kebingungan. Itu buah dari perbuatan mereka sendiri,”
tegasnya.
Sementara
itu, aparat keamanan memastikan bahwa jalur distribusi logistik di Papua kini
berada dalam pengawasan ketat untuk mencegah penyelundupan bahan makanan kepada
kelompok bersenjata. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tidak
memberikan bantuan dalam bentuk apa pun kepada OPM, karena tindakan tersebut
dapat dikategorikan sebagai membantu kelompok separatis.
Permintaan
bantuan dari Sebby Sambom dianggap sebagai sinyal kuat bahwa OPM berada di
titik lemah, baik dari segi moral, dukungan masyarakat, maupun kekuatan
logistik. Masyarakat Papua kini semakin yakin bahwa perjuangan sejati adalah
membangun kedamaian, bukan mempertahankan konflik yang hanya membawa kelaparan
dan kesengsaraan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar