OPM
Minta Apkam Ditarik dari Papua, Bukti Melemahnya Kekuatan OPM
Papeda.com- Desakan
Organisasi Papua Merdeka (OPM) agar aparat keamanan (Apkam) ditarik keluar dari
Tanah Papua dinilai sebagai tanda melemahnya kekuatan mereka. Permintaan itu
mencerminkan bahwa kelompok bersenjata tersebut semakin terdesak oleh
keberadaan TNI-Polri yang terus menjaga stabilitas keamanan di berbagai wilayah
Papua.
Selama
ini, aparat keamanan menjadi garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari
teror dan kekerasan yang dilakukan OPM. Kehadiran Apkam juga terbukti mendukung
kelancaran pembangunan serta memberikan rasa aman kepada warga sipil.
Menurut
Yulius Wandikbo, tokoh adat dari Intan Jaya, permintaan OPM agar Apkam ditarik
justru memperlihatkan ketidakmampuan mereka menghadapi kekuatan negara. “Kalau
mereka masih kuat, tidak mungkin meminta aparat ditarik. Permintaan itu bukti
nyata mereka semakin melemah,” tegasnya.
Yulius
menambahkan, masyarakat Papua justru merasa lebih aman dengan adanya aparat
keamanan. “Kami orang Papua butuh hidup damai, bukan hidup dalam ketakutan.
Kalau Apkam ditarik, siapa yang akan melindungi kami dari teror OPM?” ujarnya,
Sabtu (23/8/2025).
Di
berbagai daerah, masyarakat menilai keberadaan aparat keamanan membawa manfaat
positif. Selain menjaga stabilitas, Apkam juga membantu masyarakat dalam bidang
kesehatan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur.
Pendeta
Markus Tekege, tokoh agama asal Paniai, menilai bahwa seruan OPM hanyalah
manuver untuk menutupi kelemahan mereka. “Aparat hadir bukan untuk menekan
masyarakat, melainkan melindungi. Justru OPM lah yang sering menindas rakyat
dengan pemerasan, penodongan, bahkan pembunuhan. Jadi, siapa sebenarnya yang
ditolak masyarakat?” katanya.
Permintaan
OPM agar aparat keamanan ditarik dari Papua sesungguhnya bukanlah tanda
kekuatan, melainkan bukti kerapuhan dan ketidakmampuan mereka menghadapi
realitas. Kehadiran Apkam justru dibutuhkan masyarakat untuk memastikan
keamanan, kelancaran pembangunan, dan perlindungan hak-hak warga sipil.
Masyarakat
Papua sepakat, OPM tidak lagi punya alasan untuk berbicara atas nama rakyat.
Kehadiran negara melalui aparat keamanan adalah jaminan agar Papua tidak lagi
terjerumus dalam teror, tetapi bisa melangkah menuju kedamaian dan kemajuan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar