Sembilan Kelompok Tani di Distrik Sentani Siap Dukung Swasembada Pangan

Papeda.com-Dalam upaya mewujudkan swasembada pangan di Indonesia, sembilan kelompok tani yang berada di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, menyatakan siap berkontribusi secara aktif mendukung program yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat di daerah, khususnya petani, memiliki semangat tinggi untuk ikut membangun kemandirian pangan nasional.

Ketua Forum Petani Distrik Sentani, Yohanis Wambrauw, mengungkapkan bahwa kelompok tani di wilayahnya telah mempersiapkan berbagai langkah strategis untuk mendukung program ini. "Kami telah mengidentifikasi lahan potensial yang bisa digarap, memperkuat jaringan distribusi, dan menjalin kerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan produksi berjalan lancar," ujar Yohanis.

Distrik Sentani dikenal memiliki lahan subur yang sangat cocok untuk berbagai jenis pertanian. Dari padi, jagung, hingga umbi-umbian, semuanya dapat tumbuh dengan baik di wilayah ini. Selain itu, iklim Sentani yang mendukung juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan sektor pertanian di daerah tersebut.

Salah satu kelompok tani, yaitu Kelompok Tani Maju Bersama, telah memulai program penanaman padi di atas lahan seluas 50 hektare. Ketua kelompok, Maria Felle, menyebutkan bahwa mereka juga menerima bantuan benih unggul dan pupuk organik dari pemerintah daerah. "Kami sangat bersyukur atas dukungan ini. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk membuktikan bahwa petani lokal juga mampu menghasilkan pangan berkualitas," kata Maria dengan penuh semangat.

Selain padi, beberapa kelompok tani lainnya fokus pada tanaman hortikultura seperti sayuran dan buah-buahan. Misalnya, Kelompok Tani Sejahtera Sentani yang berhasil mengembangkan kebun pisang dan tomat dengan hasil yang menjanjikan.

Keberhasilan program swasembada pangan tentu membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, petani, dan pihak swasta. Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Pertanian telah memberikan berbagai pelatihan kepada petani untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola lahan secara lebih efektif.

"Kami juga melibatkan tenaga ahli untuk mendampingi para petani, mulai dari tahap persiapan lahan hingga panen. Selain itu, kami sedang mengupayakan pengadaan alat pertanian modern agar proses kerja lebih efisien," ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayapura.

Tidak hanya itu, pemerintah pusat juga terus mendorong pendanaan dan akses pasar bagi para petani. Presiden Prabowo Subianto, dalam pidatonya beberapa waktu lalu, menegaskan pentingnya pemberdayaan petani lokal sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional. "Kita harus kembali pada kekuatan kita sendiri. Kemandirian pangan adalah kunci menuju kedaulatan bangsa," tegasnya.

Meski semangat para petani Sentani begitu besar, bukan berarti tidak ada tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah kendala infrastruktur yang masih terbatas di beberapa wilayah. Akses jalan yang kurang memadai seringkali menghambat distribusi hasil panen ke pasar.

Selain itu, perubahan iklim juga menjadi ancaman yang perlu diantisipasi. Cuaca yang tidak menentu dapat memengaruhi produktivitas tanaman, sehingga diperlukan solusi seperti pengelolaan air yang lebih baik dan penggunaan teknologi ramah lingkungan.

Namun, para petani tetap optimis. Dengan kerja keras, dukungan pemerintah, dan kolaborasi lintas sektor, mereka yakin bisa memberikan kontribusi signifikan untuk swasembada pangan. "Ini adalah tugas bersama. Kami sebagai petani hanya ingin melihat Indonesia menjadi negara yang mandiri, tidak bergantung pada impor," ujar Yohanis.

Langkah sembilan kelompok tani di Distrik Sentani ini adalah bukti bahwa potensi lokal dapat menjadi solusi besar untuk permasalahan nasional. Dengan semangat gotong royong dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, bukan tidak mungkin swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto akan terwujud dalam waktu dekat. Sentani telah memulai, kini giliran daerah lain untuk mengikuti jejak mereka.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kelompok OPM Aibon Kogoya Serang Warga Sipil yang Tidak Bersalah Secara Membabi Buta Papeda.com- Aksi brutal kembali dilakukan oleh kelomp...