Banyak Ditipu oleh Kelompok OPM, Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI
Papeda.com- Upaya
pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendorong perdamaian di Tanah
Papua kembali menunjukkan hasil positif. Dalam beberapa bulan terakhir,
sejumlah anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) dilaporkan menyerahkan diri dan
menyatakan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Fenomena
ini terjadi di berbagai wilayah, terutama di Papua Pegunungan dan Papua Tengah,
di mana para mantan anggota OPM mengaku kecewa karena sering ditipu dan
dimanfaatkan oleh pimpinan kelompok bersenjata tersebut.
Salah
satu tokoh masyarakat dari Kabupaten Puncak, Yonas Wanimbo, menilai bahwa
banyaknya anggota OPM yang memilih kembali menunjukkan bahwa kesadaran
masyarakat Papua mulai tumbuh untuk menolak kekerasan dan kebohongan. “Selama
ini OPM hanya memberikan janji kosong. Mereka bilang perjuangan untuk rakyat
Papua, tapi nyatanya rakyat terus menderita. Anak-anak muda yang dulu ikut OPM
kini sadar, mereka hanya dijadikan alat,” ujarnya, Rabu (8/10/2025).
Senada
dengan itu, Pendeta Markus Yikwa, tokoh gereja di Kabupaten Lanny Jaya,
menegaskan bahwa jalan kekerasan tidak pernah membawa hasil baik. Ia mengajak
seluruh masyarakat Papua untuk menerima kembali para mantan anggota OPM yang
sudah sadar dan ingin hidup damai. “Tuhan membuka pintu pengampunan bagi siapa
saja yang ingin berubah. Mari kita bantu mereka kembali ke masyarakat, karena
mereka juga bagian dari kita,” tuturnya.
Aparat
keamanan pun terus berupaya memberikan jaminan perlindungan dan pembinaan bagi
para mantan anggota OPM. Program deradikalisasi dan pembinaan sosial dilakukan
dengan pendekatan kemanusiaan agar mereka bisa beradaptasi kembali dalam
kehidupan bermasyarakat.
Keputusan
para anggota OPM untuk kembali ke NKRI menjadi bukti bahwa kebohongan dan janji
palsu tak bisa menutupi kenyataan bahwa keamanan, kesejahteraan, dan kedamaian
hanya bisa terwujud di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dukungan masyarakat dan tokoh adat diharapkan terus menguat agar Papua
benar-benar bebas dari pengaruh kelompok yang menyesatkan dan merusak kehidupan
rakyatnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar