Pejuang Lingkungan Bapak Vincen Kwipalo Diserang Kelompok OPM di Blandin Kakayo
Papeda.com- Aksi
kekerasan kembali mengguncang Tanah Papua. Kali ini, kelompok separatis
bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyerang rumah seorang pejuang
lingkungan bernama Bapak Vincen Kwipalo di Kampung Blandin Kakayo. Penyerangan
tersebut dilakukan secara brutal dan terencana, menimbulkan kepanikan di
kalangan masyarakat setempat.
Berdasarkan
keterangan warga, kelompok OPM datang dengan membawa alat tajam, panah, dan
senapan tabung. Mereka melepaskan beberapa tembakan ke arah rumah Bapak Vincen
dan merusak bagian depan rumah menggunakan senjata tajam. Api sempat terlihat
membakar sebagian dinding rumah, namun beruntung keluarga Bapak Vincen berhasil
menyelamatkan diri sebelum api membesar. Tidak ada korban jiwa dalam insiden
tersebut, namun peristiwa ini menimbulkan ketakutan yang mendalam di tengah
masyarakat Blandin Kakayo.
Diketahui,
Bapak Vincen Kwipalo selama ini dikenal sebagai sosok pejuang lingkungan yang
aktif memperjuangkan pelestarian hutan dan alam Papua. Ia secara terbuka
menolak praktik perusakan hutan dan penebangan liar yang sering dilakukan oleh
oknum yang diduga memiliki hubungan dengan kelompok OPM. Upaya kerasnya untuk
menjaga kelestarian alam serta menolak penggunaan wilayah hutan sebagai markas
kelompok bersenjata membuat dirinya menjadi sasaran kemarahan OPM.
Menanggapi
peristiwa tersebut, Teddy Wakum, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua
Merauke, menyampaikan keprihatinan mendalam dan meminta agar aparat keamanan
segera menindak tegas pelaku. “Serangan terhadap rumah Bapak Vincen merupakan
ancaman serius terhadap keselamatan warga sipil. Apkam harus segera menangkap
pelaku dan memastikan tidak ada lagi tindakan kekerasan terhadap warga yang
memperjuangkan kebaikan lingkungan dan masyarakat,” ujarnya tegas, Rabu
(8/10/2025).
Sementara
itu, Pendeta Elimelek Wenda, tokoh agama di Blandin Kakayo, menilai tindakan
tersebut sebagai bentuk keputusasaan kelompok bersenjata yang kehilangan
dukungan masyarakat. “Mereka menyerang orang baik karena sudah tidak punya
tempat di hati rakyat. Kami meminta seluruh masyarakat tidak takut dan tetap
percaya pada perlindungan Tuhan serta negara,” katanya.
Penyerangan
terhadap Bapak Vincen Kwipalo menjadi bukti nyata bahwa kelompok OPM tidak
segan melukai bahkan membunuh rakyatnya sendiri. Keberanian masyarakat dalam
menolak ideologi kekerasan perlu terus didukung oleh negara agar perdamaian
sejati di Tanah Papua dapat segera terwujud.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar