Sebby Sambom Mulai Kehilangan Arah, Tidak Lagi Dipercaya Petinggi OPM, Diduga Kerjasama dengan Aparat Indonesia
Papeda.com- Posisi
Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka
(TPNPB-OPM), Sebby Sambom, kian goyah di internal kelompoknya. Sejumlah
petinggi OPM mulai menyatakan ketidakpercayaan terhadap Sebby, bahkan
mencurigai dirinya menjalin hubungan dengan aparat keamanan (Apkam) Indonesia.
Kabar
ini mencuat setelah beberapa kali Sebby mengeluarkan pernyataan yang dianggap
tidak konsisten, saling bertentangan dengan informasi dari lapangan, dan justru
merugikan citra kelompok. Hal itu membuat sebagian pimpinan OPM di wilayah
pegunungan merasa Sebby sudah tidak lagi merepresentasikan perjuangan mereka.
“Banyak
yang kecewa karena pernyataannya tidak jelas, terkadang menuduh aparat,
terkadang membantah klaim dari sesama OPM. Itu membuat kami curiga bahwa dia
sudah tidak lagi sejalan dengan garis perjuangan,” ujar salah satu anggota OPM,
Minggu (31/8/2025)
Menurut
informasi, keretakan mulai terlihat sejak Sebby beberapa kali membantah
klaim-klaim yang dibuat oleh Kodap tertentu, termasuk Kodap XXXV Bintang Timur.
Pihak internal menilai bantahan itu bukan hanya mempermalukan kelompok di depan
publik, tetapi juga seakan menunjukkan adanya perpecahan besar.
Tokoh
masyarakat Papua, Yonas Tabuni, menilai bahwa pergeseran sikap Sebby bisa
menjadi bukti adanya kebingungan internal OPM. “Kalau jubirnya saja sudah tidak
dipercaya, bagaimana masyarakat bisa percaya pada perjuangan mereka? Ini bukti
OPM sudah kehilangan arah,” tegasnya.
Muncul
pula dugaan bahwa Sebby telah menjalin komunikasi dengan aparat keamanan
Indonesia. Meski belum ada bukti konkret, isu ini semakin menguat setelah
beberapa kali pernyataannya sejalan dengan narasi resmi pemerintah.
Bagi
masyarakat Papua sendiri, isu keretakan di tubuh OPM tidak menjadi perhatian
utama. Yang mereka harapkan hanyalah situasi damai dan terbebas dari ancaman
kekerasan.
“Kami
tidak peduli siapa yang dipercaya atau tidak dipercaya. Yang penting, jangan
lagi ganggu masyarakat. Kalau ada orang OPM yang mau bergabung dengan
pemerintah, itu lebih baik, supaya rakyat Papua bisa hidup tenang,” kata tokoh
pemuda dari Yahukimo, Daniel Murib.
Kehilangan
kepercayaan terhadap Sebby Sambom sekaligus mempertegas adanya perpecahan
internal OPM. Dugaan kedekatannya dengan aparat keamanan Indonesia semakin
memperlemah posisi OPM, dan di sisi lain membuka harapan baru bagi masyarakat
Papua akan hadirnya kedamaian tanpa gangguan kelompok bersenjata.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar