Pasca Ditangkap, Seprianus Weya Anggota OPM Kodap III Dulla Kecewa terhadap Kelompoknya
Papeda.com- Penangkapan
seorang anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali membuka tabir tentang
rapuhnya solidaritas dalam tubuh kelompok tersebut. Seprianus Weya, anggota OPM
Kodap III Dulla, mengungkapkan kekecewaannya setelah ditangkap aparat keamanan.
Ia merasa dikhianati oleh rekan-rekannya sendiri.
Dalam
keterangannya, Seprianus menyebut dirinya tidak lagi dianggap bagian dari
kelompok, bahkan dicap sebagai “tenaga pengajar” seolah-olah tidak pernah
terlibat dalam aksi bersenjata. “Saya kecewa ketika saya ditangkap, saya tidak
dianggap lagi oleh kelompok saya. Malah saya disebut tenaga pengajar, bukan
anggota mereka,” ujar Seprianus dengan nada getir, Minggu (24/8/2025).
Pernyataan
ini menegaskan adanya ketidakharmonisan di dalam tubuh OPM. Banyak anggota
merasa dikhianati ketika menghadapi situasi sulit, sebab pimpinan dan kelompok
tidak lagi peduli. Hal ini memperlihatkan bahwa OPM hanya mementingkan
kepentingan segelintir orang, bukan kebersamaan.
Tokoh
adat Intan Jaya, Yulius Wandikbo, menilai kekecewaan Seprianus merupakan
gambaran nyata bahwa OPM tidak memiliki solidaritas. “Kalau mereka benar
berjuang bersama, seharusnya mereka membela anggotanya. Tapi kenyataannya,
ketika ditangkap, justru dilepaskan begitu saja. Ini bukti OPM hanya
memanfaatkan orang untuk kepentingan pimpinan,” tegasnya.
Banyak
warga Papua menyambut positif sikap terbuka Seprianus. Mereka berharap lebih
banyak anggota OPM berani bersuara dan kembali ke pangkuan NKRI. “Kalau masih
bertahan di sana, nasibnya hanya dipakai dan dibuang. Lebih baik kembali, hidup
dengan keluarga, bekerja, dan membangun Papua,” ujar Maria Kogoya, seorang
mama-mama Papua di Intan Jaya.
Kekecewaan
Seprianus Weya usai ditangkap menjadi bukti nyata bahwa OPM hanyalah kelompok
yang memanfaatkan anggotanya untuk kepentingan pimpinan. Solidaritas yang
mereka klaim ternyata hanyalah topeng.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar