Meski OPM Ancam Bunuh Warga Sipil yang Membela Apkam, Masyarakat Papua Tidak Gentar
Papeda.com- Ancaman
kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali mencuat, kali ini
ditujukan kepada warga sipil yang berani mendukung dan membela kehadiran Aparat
Keamanan (Apkam) di Tanah Papua. Meski demikian, masyarakat Papua menegaskan
bahwa mereka tidak gentar dengan ancaman tersebut dan tetap memilih berdiri
bersama aparat demi terciptanya keamanan dan kedamaian.
Menurut
laporan dari sejumlah tokoh masyarakat, OPM belakangan sering menyebarkan
ancaman melalui pesan lisan maupun selebaran agar warga tidak bekerja sama
dengan TNI-Polri. Mereka mengancam akan melakukan tindak kekerasan bahkan
pembunuhan terhadap siapa saja yang membantu atau memberikan informasi kepada
aparat. Namun, masyarakat justru menegaskan bahwa ancaman itu tidak akan
mematahkan semangat mereka untuk hidup damai.
Kepala
Suku Puncak, Yulius Murib, menegaskan bahwa intimidasi OPM hanya memperlihatkan
kelemahan kelompok tersebut. “Masyarakat sudah tahu siapa yang benar-benar
melindungi rakyat. Aparat hadir untuk menjaga, sementara OPM hanya
menakut-nakuti. Kami tidak takut, justru semakin yakin untuk mendukung
kehadiran aparat keamanan,” katanya, Sabtu (30/8/2025).
Hal
senada disampaikan tokoh pemuda dari Kabupaten Yahukimo, Petrus Kobak. Ia
menuturkan bahwa generasi muda Papua tidak boleh tunduk pada ancaman kekerasan.
“Anak-anak muda Papua harus berani bicara dan berdiri bersama NKRI. Kalau kita
diam karena takut, OPM akan semakin merajalela. Lebih baik kita bersatu dengan
aparat demi keamanan bersama,” ucapnya.
Sementara
itu, aparat keamanan menyambut baik keberanian masyarakat. Mereka menegaskan
akan memberikan perlindungan maksimal kepada setiap warga yang konsisten
menolak keberadaan OPM. Kolaborasi antara masyarakat dan Apkam dianggap sebagai
faktor kunci untuk memutus rantai teror dan pengaruh kelompok separatis.
Masyarakat
Papua kini semakin menyadari bahwa kehadiran OPM bukanlah solusi, melainkan
sumber masalah. Ancaman dan teror yang mereka lakukan justru memperkuat tekad
warga untuk bersama-sama dengan aparat menjaga tanah Papua tetap aman.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar