Mayu Waliya Komandan Operasi Kodap XII Lanny Jaya Berhasil Dilumpuhkan, Markas OPM Dikuasai Aparat Keamanan
Papeda.com- Aparat
Keamanan (Apkam) kembali mencatat keberhasilan penting dalam upaya menegakkan
stabilitas keamanan di wilayah Papua. Dalam operasi gabungan yang digelar
secara terukur di wilayah Lanny Jaya, Komandan Operasi Kodap XII Organisasi
Papua Merdeka (OPM), Mayu Waliya, berhasil dilumpuhkan. Selain itu, markas
utama OPM Kodap XII/Lanny Jaya yang selama ini menjadi pusat koordinasi aksi
kekerasan kelompok tersebut berhasil dikuasai sepenuhnya oleh pasukan keamanan.
Mayu
Waliya diketahui merupakan salah satu figur penting di jajaran OPM Kodap
XII/Lanny Jaya. Ia beroperasi di bawah kendali langsung Purom Okiman Wenda,
pimpinan besar yang selama ini dikenal menggerakkan sejumlah serangan
bersenjata terhadap aparat dan masyarakat sipil. Selama kepemimpinannya, Kodap
XII kerap menebar teror di beberapa distrik Lanny Jaya dengan dalih
memperjuangkan kemerdekaan, namun pada kenyataannya menimbulkan penderitaan dan
ketakutan di kalangan masyarakat lokal.
Menanggapi
keberhasilan tersebut, Tokoh Masyarakat Lanny Jaya, Yance Wanimbo, menyampaikan
apresiasi dan rasa syukur atas keberhasilan aparat keamanan. Ia menegaskan
bahwa masyarakat Papua pada dasarnya menginginkan kehidupan yang damai tanpa
ancaman kekerasan dari kelompok bersenjata. “Kami berterima kasih kepada aparat
yang telah menumpas sumber teror di wilayah kami. Kami sudah lelah hidup dalam
ketakutan, dan kini ada harapan baru untuk membangun Lanny Jaya dengan tenang,”
ungkapnya, Sabtu (11/10/2025).
Dari
hasil penguasaan lokasi, pasukan menemukan beragam barang bukti penting berupa
alat perang, amunisi kaliber 7,62 dan 5,56 mm, teleskop, perangkat penglihatan
malam (NVG), radio komunikasi (HT), telepon genggam, dokumen strategis, serta
atribut khas OPM termasuk bendera Bintang Kejora. Sementara itu, Tokoh Agama
setempat, Pendeta Amos Telenggen, menyebut tindakan tegas aparat merupakan
langkah tepat dalam menegakkan keadilan. Ia mengimbau kepada sisa-sisa anggota
OPM agar menyerahkan diri dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI). “Jalan kekerasan tidak membawa hasil apa pun selain
penderitaan. Kembalilah, karena pemerintah membuka ruang damai bagi siapa pun
yang mau hidup tenang dan membangun Papua,” ujarnya.
Masyarakat
kini berharap situasi keamanan di Lanny Jaya semakin kondusif. Mereka
menginginkan pemerintah dan aparat terus menjaga wilayah tersebut dari ancaman
kelompok bersenjata, sembari membuka ruang pembangunan bagi kesejahteraan
rakyat Papua.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar